Saat ini Qualcomm dan MediaTek telah menjadi brand processor paling laris untuk smartphone dunia. Kedua brand ini termasuk produsen terbesar dan paling diminati untuk pembuatan ponsel-ponsel pintar yang sekarang beredar.
Artikel Terkait : Mengenal Processor
Qualcomm Incorporated adalah sebuah perusahaan publik asal Amerika Serikat. Yang berpusat di San Diego, California dan dipimpin oleh CEO Steven M. Mollenkopf. (Wikipedia Januari 2017)
Sedangkan MediaTek merupakan perusahaan asal Taiwan yang memproduksi berbagai produk semikonduktor khususnya processor smarthphone dengan fitur tinggi dan harga yang lebih terjangkau. (Wikipedia)
Namun, selain dari Qualcomm dan MediaTek. Ternyata masih banyak juga smartphone yang tidak memakai processor dari kedua brand tersebut. Seperti samsung dalam produk smartphone nya, mereka lebih memilih menggunakan processor mereka sendiri.
Nama perusahaan dan Processor yang diproduksi
- Qualcomm dengan menggunakan nama Qualcomm Snapdragon
- Mediatek dengan menggunakan nama MTxxxx dan Helio
- Huawei dengan menggunakan nama Kirin
- Samsung dengan menggunakan nama Exynos
- LG dengan menggunakan nama Nuclun
Dan kali ini kita akan membahas processor dari Qualcomm dan MediaTek saja.
Kita lebih sering menemui processor Qualcomm pada smartphone kelas premium dan processor MediaTek pada smartphone kelas menengah ke bawah. Hal ini dikarenakan tujuan pemasaran produk kedua brand agak berbeda.
Qualcomm
Qualcomm telah meluncurkan Snapdragon 835 sebagai processor paling cepat saat ini. Processor ini akan digunakan pertama kalinya di dunia untuk Samsung S8.
Dapat dilihat bahwa Qualcomm lebih berfokus dalam pengembangan teknologi dan target pemasaran di kelas atas. Tetapi, Qualcomm juga memiliki target seluruh pasar, tidak terkecuali menengah ke bawah yang lebih didominasi oleh MediaTek.
MediaTek
Sedangkan MediaTek lebih berfokus kepada target pemasaran menengah ke bawah. Namun seri processor dari produk MediaTek tidak bisa dipandang sebelah mata. Jika diibaratkan, MediaTek hampir sama dengan AMD yang menyaingi Intel.
Sebut saja processor MediaTek Helio X20 yang ditujukan untuk menyangi kinerja dari Snapdragon 820 dengan harga yang lebih murah. Atau MediaTek Helio P10 yang bersaing dengan Snapdragon 615.
Lalu, pilih mana ?
Jika kita membeli ponsel dengan harga yang lebih tinggi, kemungkinan kita akan mendapatkan processor buatan dari Qualcomm yang lebih unggul dalam nama brand tentunya. Tetapi jika kita membeli smartphone dengan harga di kelas entry level, biasanya kita mendapatkan processor dari MediaTek yang performanya tak kalah dengan milik Qualcomm.
Mana yang lebih baik ?
Tidak ada yang lebih baik dari kedua kedua produk processor dari brand Qualcomm maupun MediaTek. Dengan demikian, kita harus menyesuaikan kebutuhan kita dalam membeli smartphone agar dapat memaksimalkan penggunaan.
Seandainya kita membeli smartphone high end dengan alasan gengsi, tetapi penggunaan kita hanya untuk sekedar browsing dan chatting saja tentunya hal tersebut sangat mubazir karena processor yang dibuat untuk smartphone tersebut ditujukan untuk penggunaan berat seperti gaming atau rendering 3D dan keperluan editing.
Segitu saja pembahasan kita tentang Qualcomm Vs MediaTek yang menjadi penyedia processor untuk smartphone di pasar pada saat ini.
Terimakasih atas kunjungan anda. Semoga bermanfaat.
Segitu saja pembahasan kita tentang Qualcomm Vs MediaTek yang menjadi penyedia processor untuk smartphone di pasar pada saat ini.




Komentar
Posting Komentar