Digicoop? Smartphone karya anak bangsa? Beneran sudah 4G nih? Mungkin beberapa pertanyaan tersebut terlintas dipikiran kita ketika mendengar namanya yang masih asing di telinga kita. Maka dari itu mari kita bahas apa itu Digicoop sebenarnya.
Digicoop merupakan salah satu ponsel terbaru buatan lokal yang sudah mendukung jaringan 4G LTE. Proses perakitan ponsel ini dilakukan oleh Intitut Teknologi Bandung (ITB) yang didanai oleh Kemenristekdikti.
Smartphone 4G ini disediakan atau disebarluaskan melalui Koperasi Digital yang berpusat Jakarta Selatan atau lebih tepatnya di daerah Mampang Prapatan. Koperasi ini mengembangkan bisnisnya dengan ponsel andalannya Digicoop tersebut. Langkah tersebut dapat dilihat dari gratisnya smartphone tersebut bagi rakyat Indonesia.
Ponsel Digicoop didapat gratis dengan cara menjadi anggota dari Koperasi Digital tersebut. Dengan persyaratan warga Indonesia dan membayar iuran wajib koperasi maka kita bisa membawa pulang ponsel 4G Digicoop. Sementara itu, ponsel ini belum dijual bebas di masyarakat.
Ponsel Digicoop ini memiliki spesifikasi yang bisa dibilang standar. Dengan RAM 1 GB, storage 8 GB, kamera utama 5 mp, kamera depan 2 mp, dan baterai 1.800 mAH. Ponsel ini ditujukan bukan untuk menjalankan game-game berat, tetapi untuk membantu pekerjaan dan meningkatkan produktivitas sebagai anggota koperasi. Selain itu, ada beberapa aplikasi untuk menciptakan rasa lokal terhadap pengalaman penggunaan ponsel ini.
Spesifikasi yang ada memang belum bisa bersaing dengan ponsel dari brand milik sebelah. Tetapi, tujuan dari koperasi digital ini adalah membangkitkan teknologi dan membawa ketingkatan yang lebih tinggi lagi, bukan hanya terhenti di perpustakaan saja.
Banyak keuntungan lain yang dapat dirasakan dengan menjadi anggota Koperasi Digital. Yaitu diantaranya :
- Mendapat Smartphone sebagai tanda keanggotaan
- Mendapat SHU
- Mendapat poin seiring penggunaan smartphone
Update :
Ketua Bidang Perangkat Digital KDIM, Teguh Prasetya, mengatakan bahwa koperasi bersama sejumlah pihak sedang bekerja sama untuk membuat model baru smartphone Digicoop yang lebih canggih.
Setelah sebelumnya smartphone Digicoop menyasar entry level, kini akan disiapkan dua versi terbarunya. Kedua ponsel ini nantinya bakal mempunyai prosesor octacore, RAM 3 GB untuk kelas menengah, dan yang paling canggih bakal ditunjang RAM 6 GB.
Jika sebelumnya untuk memiliki smartphone Digicoop hanya harus menyetor iuran pokok Rp.100.000 plus iuran wajib Rp.100.000 per bulan atau Rp.1,2 juta per tahun. Nantinya, untuk ponsel Digicoop yang lebih canggih, syarat iuran tersebut akan dibuat jadi lebih mahal.
Sayangnya, KDIM belum bisa mengungkapkan kapan waktu perilisan Digicoop versi terbaru dan bertenaga tersebut.



Komentar
Posting Komentar